Puncak MATSALIMA FAIR 2026, MTsN 5 Nganjuk Gelar Jalan Sehat dan Pentas Seni Meriah

MTsN 5 Nganjuk Sukses Gelar Ujian Praktik Bakat Calon Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027

Anugerah Nganjuk Madrasah Award 2025: MTsN 5 Nganjuk Dinobatkan sebagai Madrasah Berprestasi Terbaik

BNN Kota Nganjuk Jadi Pembina Upacara Bendera di MTsN 5 Nganjuk

Nuansa Religius Warnai MATSALIMA FAIR 2026 melalui Gebyar Sholawat MTsN 5 Nganjuk

Minggu, 31 Mei 2026

Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris dan Karakter Siswa, MTsN 5 Nganjuk Gelar English Camp di Kampung Inggris Pare

(MTsN 5 Nganjuk) – Minggu (31/5/2026), MTsN 5 Nganjuk bekerja sama dengan Future English Education (FEE) Center menggelar kegiatan English Camp bagi siswa-siswi kelas unggulan. Program ini diikuti oleh peserta didik dari kelas 7H, 7I, 7J, 8I, dan 8J sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus membentuk karakter dan kemandirian siswa melalui pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di kelas.

Kegiatan English Camp dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat (29/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026), bertempat di Kampus FEE Center, Pare, Kediri. Selama mengikuti program tersebut, para siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berinteraksi dalam lingkungan yang mendukung penggunaan bahasa Inggris secara aktif dalam kehidupan sehari-hari.

FEE Center merupakan salah satu lembaga pendidikan bahasa Inggris yang berada di kawasan Kampung Inggris Pare, Kediri. Lembaga ini dikenal memiliki berbagai program pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris peserta didik melalui metode yang interaktif, menyenangkan, dan aplikatif. Kehadiran para tutor berpengalaman turut memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif bagi para peserta.

Berbagai kegiatan menarik disiapkan selama English Camp berlangsung. Siswa mengikuti kelas speaking, vocabulary building, public speaking, conversation practice, hingga berbagai permainan edukatif yang mengharuskan mereka menggunakan bahasa Inggris dalam setiap aktivitas. Melalui pendekatan tersebut, siswa didorong untuk lebih percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa internasional tersebut.

Selain fokus pada peningkatan kemampuan akademik, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter siswa. Kehidupan di asrama dan berbagai aktivitas kelompok melatih peserta untuk lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan teman-temannya. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam mendukung kesuksesan siswa di masa depan.

Kepala MTsN 5 Nganjuk, H. Hadi Sapuan, menyampaikan bahwa program English Camp merupakan salah satu bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi siswa kelas unggulan. Menurutnya, pengalaman belajar langsung di lingkungan Kampung Inggris memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan bahasa sekaligus memperluas wawasan mereka.

Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Nganjuk berharap para siswa tidak hanya memperoleh peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan semangat belajar yang lebih tinggi. Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi yang unggul, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan global di masa mendatang. (Humas)

UIN Syekh Wasil Kediri dan MTsN 5 Nganjuk Gelar Penutupan Program Magang PLP dan Asistensi Mengajar

(MTsN 5 Nganjuk) – Minggu (31/5/2026), Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri bersama MTsN 5 Nganjuk melaksanakan kegiatan penutupan Pelaksanaan Magang Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) untuk mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) serta Program PLP Asistensi Mengajar. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian program magang yang telah dilaksanakan para mahasiswa di lingkungan madrasah sebagai bagian dari penguatan kompetensi calon pendidik dan tenaga kependidikan.

Acara penutupan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh apresiasi. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan madrasah, guru pamong, mahasiswa peserta magang, serta perwakilan dari UIN Syekh Wasil Kediri. Momentum ini menjadi ajang refleksi atas berbagai pengalaman dan pembelajaran yang telah diperoleh mahasiswa selama menjalani praktik lapangan di MTsN 5 Nganjuk.

Sejak Januari 2026, MTsN 5 Nganjuk menjadi lokasi magang bagi sejumlah mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri. Selama menjalankan program tersebut, mahasiswa terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas madrasah, mulai dari pengelolaan administrasi pendidikan, manajemen kelembagaan, hingga kegiatan pembelajaran di kelas bersama guru pendamping.

Melalui Program Magang PLP dan Asistensi Mengajar, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam situasi nyata di lingkungan pendidikan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk profesionalisme, keterampilan manajerial, serta kemampuan mengajar yang dibutuhkan di dunia kerja nantinya.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Mohammad Nabil Khasbullah selaku Dosen Pembimbing Magang (DPM) mewakili pihak UIN Syekh Wasil Kediri menyampaikan apresiasi kepada MTsN 5 Nganjuk atas dukungan dan pendampingan yang diberikan kepada para mahasiswa selama menjalani program magang. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Kepala MTsN 5 Nganjuk menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa magang memberikan kontribusi positif bagi madrasah. Selain membantu pelaksanaan berbagai program pendidikan, mahasiswa juga menghadirkan semangat baru dan inovasi yang mendukung pengembangan lingkungan belajar yang lebih dinamis. Madrasah pun merasa bangga dapat menjadi mitra dalam proses pembentukan calon tenaga pendidik yang berkualitas.

Dengan berakhirnya program magang ini, diharapkan para mahasiswa dapat membawa pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama berada di MTsN 5 Nganjuk sebagai bekal dalam meniti karier di bidang pendidikan. Sementara itu, sinergi antara MTsN 5 Nganjuk dan UIN Syekh Wasil Kediri diharapkan terus terjalin melalui berbagai program kolaboratif yang mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di masa depan. (Humas)

Kebersamaan dan Rasa Syukur, MTsN 5 Nganjuk Gelar Makan Bersama Hasil Olahan Daging Qurban

(MTsN 5 Nganjuk) – Minggu (31/5/2026), Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak di lingkungan MTsN 5 Nganjuk pada Jumat (29/5/2026). Seluruh warga madrasah mengikuti kegiatan makan bersama yang diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 H. Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga madrasah sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

Makan bersama tersebut menggunakan daging qurban yang telah disembelih sehari sebelumnya, yakni pada Kamis (28/5/2026). Hewan qurban yang berasal dari partisipasi keluarga besar MTsN 5 Nganjuk diolah menjadi berbagai hidangan lezat untuk dinikmati bersama oleh siswa, guru, tenaga kependidikan, dan wali siswa.

Keunikan kegiatan ini terletak pada keterlibatan aktif wali siswa dari masing-masing kelas. Sejak pagi, para wali siswa bergotong royong memasak daging qurban menjadi aneka menu yang menggugah selera. Semangat kebersamaan dan kekompakan terlihat jelas selama proses persiapan hingga penyajian makanan.

Kepala MTsN 5 Nganjuk, H. Hadi Sapuan, mengapresiasi partisipasi seluruh wali siswa yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan orang tua dalam berbagai program madrasah merupakan bentuk sinergi yang sangat positif dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.

Selain sebagai sarana menikmati hasil qurban bersama, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran bagi siswa tentang nilai-nilai kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat merasakan secara langsung makna berbagi dan pentingnya menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama.

Suasana makan bersama berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Siswa tampak antusias menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh wali siswa. Canda, tawa, dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut, menciptakan kenangan yang berkesan bagi seluruh peserta.

Melalui kegiatan makan bersama ini, MTsN 5 Nganjuk berharap nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah qurban tidak hanya berhenti pada proses penyembelihan dan pembagian daging, tetapi juga dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling berbagi, mempererat persaudaraan, serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan madrasah dan masyarakat. (Humas)

Galery:








MTsN 5 Nganjuk Raih Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi pada Festival Literasi Nasional 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Minggu (31/5/2026), MTsN 5 Nganjuk kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kepala MTsN 5 Nganjuk, Bapak H. Hadi Sapuan, dengan bangga menerima penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi dalam ajang Festival Literasi Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Nyalanesia di Kota Solo pada Senin (25/5/2026). Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi madrasah dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Penghargaan ini diberikan kepada sekolah dan madrasah yang dinilai konsisten dalam menumbuhkan minat baca, keterampilan menulis, serta berbagai program literasi yang berdampak positif bagi peserta didik. MTsN 5 Nganjuk dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi literasi yang melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan.

Dalam acara yang dihadiri oleh pegiat literasi, pendidik, serta perwakilan sekolah dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, H. Hadi Sapuan menerima penghargaan secara langsung. Momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTsN 5 Nganjuk karena capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh warga madrasah dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.

H. Hadi Sapuan menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, prestasi tersebut bukan hanya milik kepala madrasah, melainkan hasil dedikasi seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, serta dukungan orang tua yang terus mendorong perkembangan budaya literasi di MTsN 5 Nganjuk. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program literasi yang telah berjalan.

Berbagai kegiatan literasi yang selama ini dikembangkan di MTsN 5 Nganjuk meliputi gerakan membaca, penulisan karya ilmiah dan karya sastra siswa, penerbitan buku antologi, hingga partisipasi aktif dalam berbagai kompetisi literasi tingkat regional maupun nasional. Program-program tersebut telah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif.

Prestasi ini juga menunjukkan bahwa madrasah mampu menjadi pusat pengembangan literasi yang unggul dan kompetitif. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, MTsN 5 Nganjuk terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendorong peserta didik untuk gemar membaca, menulis, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Penghargaan Sekolah Berdedikasi Literasi yang diraih pada Festival Literasi Nasional 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan MTsN 5 Nganjuk sebagai madrasah yang berprestasi. Ke depan, madrasah berkomitmen untuk terus memperkuat budaya literasi sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Humas)

Galery:



Kamis, 28 Mei 2026

MTsN 5 Nganjuk Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H

(MTsN 5 Nganjuk) - Kamis (28/5/2026), MTsN 5 Nganjuk melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan qurban sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan madrasah dengan penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dari seluruh warga madrasah.

Kegiatan penyembelihan hewan qurban merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan oleh MTsN 5 Nganjuk setiap momentum Hari Raya Idul Adha. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan nilai keikhlasan, semangat berbagi, serta kepedulian terhadap sesama kepada para siswa dan seluruh warga madrasah.

Pada tahun ini, MTsN 5 Nganjuk menyembelih satu ekor sapi dan lima ekor kambing. Hewan-hewan qurban tersebut berasal dari sumbangan siswa, guru, karyawan, serta orang tua siswa yang turut berpartisipasi dalam program qurban madrasah. Partisipasi tersebut menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam keluarga besar MTsN 5 Nganjuk.

Proses penyembelihan dilaksanakan di halaman belakang madrasah dengan melibatkan panitia yang terdiri atas unsur guru, karyawan, dan siswa. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib dengan tetap memperhatikan kebersihan serta tata cara penyembelihan hewan qurban sesuai syariat Islam.

Kepala MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan qurban tahun ini. Beliau berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa tentang pentingnya berbagi, kepedulian sosial, serta nilai pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah proses penyembelihan selesai, panitia bersama para siswa melaksanakan kegiatan pemotongan dan pengemasan daging qurban. Selanjutnya, daging qurban dibagikan kepada warga sekitar madrasah, siswa yang membutuhkan, serta masyarakat yang berhak menerima agar manfaat qurban dapat dirasakan secara luas.

Melalui kegiatan qurban ini, MTsN 5 Nganjuk berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan madrasah. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan qurban juga menjadi media pendidikan karakter bagi siswa agar memiliki jiwa empati, solidaritas, dan rasa syukur dalam kehidupan bermasyarakat. (Humas/Photo: Munir)

Rabu, 27 Mei 2026

[Video:] What Broke Was Not The Plant

ASEAN-Japan NEW GENERATION SHORT FILM Award 2026

What Broke Was Not The Plant film by MTsN 5 Nganjuk (Teater Bayu Madsanenga)

Story of five students, Aulia, Rizky, Kirani, Ireen, and Wahyu, who take care of their class garden at school. One Sunday morning, they discover that the garden is flooded and several plant pots are broken, just one day before a school assessment. Shocked and worried about losing the competition, the students begin to investigate what happened. They suspect many possibilities, from a goat entering the garden to sabotage from another class. While searching for clues, Aulia carefully observes the situation and begins to suspect that the damage might not have been intentional. Eventually, the truth is revealed: Rizky accidentally caused the flooding when he tried to fill the water tank, hoping the plants would grow better. Feeling guilty, he confesses to Aulia. In the end, the friends choose orgiveness and work together to repair the garden, realizing that their friendship is more important than winning.

Video:

MTsN 5 Nganjuk Gelar Sholat Idul Adha 1477 H Bersama Warga Madrasah dan Masyarakat Sekitar

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (27/5/2026), suasana penuh khidmat dan kebersamaan tampak di lapangan MTsN 5 Nganjuk pada Rabu pagi (27/5/2026). Seluruh warga madrasah yang terdiri atas guru, karyawan, serta siswa kelas 7, 8, dan 9 berkumpul bersama warga sekitar untuk melaksanakan Sholat Idul Adha 1477 Hijriah secara berjamaah. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah dan kebersamaan antara keluarga besar madrasah dengan masyarakat sekitar.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha dimulai sejak pagi hari dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Pada kesempatan tersebut, Kepala MTsN 5 Nganjuk, H. Hadi Sapuan, bertindak sebagai khotib, sementara imam sholat dipercayakan kepada H. Mahsun. Kehadiran para jamaah yang memadati lapangan madrasah menambah semarak pelaksanaan hari raya kurban tahun ini.

Dalam khutbahnya, H. Hadi Sapuan menyampaikan pesan tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan pentingnya meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan Idul Adha di MTsN 5 Nganjuk sebenarnya telah dimulai sejak malam hari sebelumnya. Semalam suntuk, gema takbir berkumandang di Masjid Ulul Albab MTsN 5 Nganjuk yang diikuti oleh warga madrasah dengan penuh semangat dan kekhusyukan. Kegiatan takbiran tersebut menjadi bentuk syiar Islam sekaligus ungkapan rasa syukur menyambut Hari Raya Idul Adha.

Setelah pelaksanaan Sholat Idul Adha berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran bersama di Masjid Ulul Albab MTsN 5 Nganjuk. Seluruh jamaah, baik dari kalangan madrasah maupun masyarakat sekitar, mengikuti acara tersebut dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antarwarga.

Kegiatan Idul Adha yang digelar MTsN 5 Nganjuk mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Selain menjadi sarana ibadah bersama, kegiatan ini juga mempererat hubungan harmonis antara madrasah dengan lingkungan sekitar. Kehadiran warga masyarakat menunjukkan tingginya antusiasme dan kedekatan emosional dengan MTsN 5 Nganjuk.

Melalui kegiatan peringatan Idul Adha 1477 H ini, MTsN 5 Nganjuk berharap nilai-nilai religius, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di lingkungan madrasah maupun masyarakat. Semangat berkurban dan berbagi diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia serta memiliki rasa empati yang tinggi terhadap sesama. (Humas)

36 Siswa MTsN 5 Nganjuk Resmi Dilantik Menjadi Penggalang Garuda oleh Bupati Nganjuk

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (27/5/2026), sebanyak 36 siswa-siswi MTsN 5 Nganjuk yang tergabung dalam Pramuka Gudep 01.99 dan 01.100 Pangkalan MTsN 5 Nganjuk resmi dilantik menjadi Penggalang Garuda pada Senin (25/5/2026). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Nganjuk dan dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Mahaen Jumadi.

Pelantikan tersebut menjadi momen membanggakan bagi keluarga besar MTsN 5 Nganjuk. Pasalnya, seluruh siswa yang mengikuti tahapan seleksi berhasil lolos dan memenuhi syarat untuk memperoleh predikat tertinggi dalam jenjang Pramuka Penggalang tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti kesungguhan siswa dalam mengikuti pembinaan kepramukaan di madrasah.

Sebelum dilantik, ketiga puluh enam siswa tersebut terlebih dahulu mengikuti tahap verifikasi portofolio yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya di MTsN 5 Nganjuk. Kegiatan verifikasi dilakukan oleh Tim Verifikator dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Nganjuk guna menilai kelengkapan administrasi, keterampilan, serta pencapaian para calon Penggalang Garuda.

Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Mahaen Jumadi menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang berhasil mencapai tingkatan Penggalang Garuda. Beliau berharap para anggota Pramuka yang telah dilantik dapat menjadi teladan bagi generasi muda, baik dalam kedisiplinan, kepemimpinan, maupun semangat pengabdian kepada masyarakat.

Pihak MTsN 5 Nganjuk juga menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para siswa. Keberhasilan seluruh peserta lolos hingga tahap pelantikan tidak lepas dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pembinaan intensif dari para pembina pramuka di lingkungan madrasah.

Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti prosesi pelantikan di Pendopo Kabupaten Nganjuk. Para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Momen penyematan tanda Penggalang Garuda menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa maupun pihak madrasah.

Dengan dilantiknya 36 siswa sebagai Penggalang Garuda, MTsN 5 Nganjuk berharap prestasi di bidang kepramukaan terus berkembang dan mampu menginspirasi siswa lainnya untuk aktif serta berprestasi dalam kegiatan organisasi. Madrasah juga berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan karakter melalui kegiatan kepramukaan sebagai bekal penting bagi generasi muda di masa depan. (Humas)

Galery:





MTsN 5 Nganjuk Gelar Sidang Pleno Kelulusan Siswa Kelas 9 Tahun Ajaran 2025/2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (27/5/2026), MTsN 5 Nganjuk melaksanakan kegiatan Sidang Pleno Kelulusan Siswa Kelas 9 Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat sebagai bagian dari tahapan akhir penentuan kelulusan peserta didik kelas 9 sebelum menuntaskan pendidikan di jenjang madrasah tsanawiyah.

Sidang pleno dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 5 Nganjuk, H. Hadi Sapuan. Dalam pelaksanaannya, beliau didampingi oleh Pengawas Madrasah, H. Achmad Imam Mansur. Kegiatan ini juga dihadiri seluruh Pembimbing Akademik (PA) kelas 9 serta guru-guru yang mengajar di kelas 9 pada tahun ajaran 2025/2026.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 5 Nganjuk menyampaikan bahwa sidang pleno kelulusan merupakan forum resmi untuk menetapkan hasil akhir peserta didik berdasarkan berbagai aspek penilaian. Penentuan kelulusan dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan nilai akademik, sikap, kedisiplinan, serta ketuntasan seluruh program pembelajaran yang telah dijalani siswa selama tiga tahun.

Pengawas Madrasah, H. Achmad Imam Mansur, juga memberikan arahan kepada seluruh peserta sidang agar pelaksanaan pleno dilakukan secara cermat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Beliau menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam proses penetapan kelulusan demi memberikan hasil terbaik dan adil bagi seluruh peserta didik.

Selama sidang berlangsung, masing-masing Pembimbing Akademik dan guru mata pelajaran menyampaikan laporan perkembangan serta hasil belajar siswa kelas 9. Diskusi dilakukan untuk memastikan seluruh data dan pertimbangan telah sesuai dengan kondisi nyata peserta didik sebelum keputusan kelulusan ditetapkan secara bersama-sama.

Kegiatan sidang pleno berjalan lancar dengan suasana penuh tanggung jawab dan kebersamaan. Seluruh peserta sidang menunjukkan komitmen yang tinggi dalam memberikan keputusan terbaik demi masa depan siswa-siswi MTsN 5 Nganjuk. Hasil sidang nantinya akan menjadi dasar resmi pengumuman kelulusan siswa kelas 9 Tahun Ajaran 2025/2026.

Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Nganjuk berharap seluruh siswa kelas 9 yang dinyatakan lulus dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan semangat belajar yang terus tumbuh. Madrasah juga berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater dan menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta bermanfaat bagi masyarakat. (Humas)

Galery:











Haru dan Penuh Apresiasi, MTsN 5 Nganjuk Gelar Pelepasan Purna Tugas Guru Olahraga

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (27/5/2026), suasana haru menyelimuti lapangan MTsN 5 Nganjuk pada Senin (25/5/2026) seusai pelaksanaan apel pagi. Masih di lokasi yang sama, keluarga besar madrasah menggelar acara pelepasan purna tugas Mohammad Imron, salah satu guru olahraga yang selama ini telah mengabdikan diri di MTsN 5 Nganjuk. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh guru, pegawai, serta siswa-siswi MTsN 5 Nganjuk.

Acara pelepasan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi Mohammad Imron selama menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus guru olahraga di madrasah tersebut. Rencananya, beliau akan resmi mengakhiri masa pengabdiannya sebagai PNS guru olahraga pada 31 Mei 2026 mendatang setelah bertahun-tahun mendidik dan membimbing para siswa.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 5 Nganjuk, H. Hadi Sapuan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas loyalitas dan pengabdian Mohammad Imron selama bertugas. Beliau menilai sosok Mohammad Imron merupakan guru yang disiplin, sabar, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan peserta didik, khususnya di bidang olahraga dan kedisiplinan siswa.

Mohammad Imron juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan madrasah, terutama dalam pembinaan olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler. Berbagai prestasi yang diraih siswa di bidang olahraga tidak lepas dari peran dan bimbingan beliau selama ini. Kehadirannya telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan MTsN 5 Nganjuk.

Pada kesempatan tersebut, Mohammad Imron menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar MTsN 5 Nganjuk yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya. Dengan penuh haru, beliau mengaku bangga pernah menjadi bagian dari madrasah dan berharap MTsN 5 Nganjuk terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berprestasi.

Sebagai bentuk kenang-kenangan, pihak madrasah memberikan cinderamata kepada Mohammad Imron. Penyerahan dilakukan secara simbolis dan disambut tepuk tangan seluruh peserta kegiatan. Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling mengharukan dalam acara pelepasan purna tugas tersebut.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh keluarga besar MTsN 5 Nganjuk. Meski masa tugas Mohammad Imron sebagai guru olahraga akan segera berakhir, semangat pengabdian dan keteladanan beliau diharapkan tetap menjadi inspirasi bagi para guru dan siswa di MTsN 5 Nganjuk. (Humas)

Galery: