Restu Afifah Safiya Borong Dua Medali di International Elite Art Festival Malaysia, Harumkan Nama MTsN 5 Nganjuk

MTsN 5 Nganjuk Raih Juara Kategori Terharmonis dalam Pawai Budaya dan Pembangunan 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Pelantikan Dewan Penggalang Angkatan XXVII

Polres Nganjuk Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara kepada Siswa Kelas 9 MTsN 5 Nganjuk

MTsN 5 Nganjuk Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Siswa Selama Tiga Hari

Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Oktober 2026

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Keluarga Besar MTsN 5 Nganjuk Ikuti Jalan Sehat Santri se-Kabupaten Nganjuk

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (10/10/2026), seluruh peserta didik serta Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 5 Nganjuk turut memeriahkan dan menyukseskan kegiatan Jalan Sehat Santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Nganjuk. Kegiatan yang diprakarsai oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk ini berlangsung meriah dengan melibatkan keluarga besar madrasah dan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan jalan sehat mengambil titik start di halaman Pendopo Kabupaten Nganjuk. Sejak awal pelaksanaan, suasana tampak semarak dengan kehadiran para peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Keluarga besar MTsN 5 Nganjuk hadir dengan semangat kebersamaan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026.

Setelah pemberangkatan, seluruh peserta mulai menyusuri sejumlah jalan protokol Kota Nganjuk. Rute jalan sehat membawa peserta mengelilingi kawasan perkotaan sebelum akhirnya kembali menuju halaman Pendopo Kabupaten Nganjuk sebagai titik finis. Sepanjang perjalanan, para peserta tampak menikmati kegiatan dengan penuh kegembiraan dan tetap menjaga ketertiban.

Keikutsertaan seluruh siswa dan GTK MTsN 5 Nganjuk dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kekompakan keluarga besar madrasah. Tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan jalan sehat juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara warga madrasah dengan keluarga besar Kementerian Agama serta masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Peringatan Hari Santri Nasional melalui kegiatan jalan sehat ini juga mengandung pesan penting tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Semangat santri masa kini harus tercermin melalui pribadi yang sehat, kuat, disiplin, produktif, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Dengan tubuh yang sehat, peserta didik diharapkan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dan mengembangkan potensi diri secara optimal.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Santri Nasional, yaitu semangat perjuangan, persatuan, kebersamaan, dan pengabdian kepada bangsa. Melalui partisipasi dalam kegiatan tingkat kabupaten, MTsN 5 Nganjuk menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan positif yang membangun karakter peserta didik serta mempererat hubungan antarlembaga pendidikan dan masyarakat.

Dengan penuh semangat, keluarga besar MTsN 5 Nganjuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga mencapai garis finis di halaman Pendopo Kabupaten Nganjuk. Diharapkan kegiatan ini semakin memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan menumbuhkan semangat santri yang berkarakter serta berprestasi. Selamat Hari Santri Nasional 2026! Santri Berdaya, Indonesia Jaya! (Humas)

Bentuk Pramuka Tangguh dan Berkarakter, MTsN 5 Nganjuk Gelar Gladian Dewan Penggalang 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (10/10/2026), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan Gladian Dewan Penggalang selama dua hari, Jumat-Sabtu (30–31/10/2026), bertempat di lingkungan madrasah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pembinaan kepramukaan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, dan tanggung jawab anggota Dewan Penggalang dalam menjalankan roda organisasi Pramuka di pangkalan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan pada Jumat sore (30/10/2026). Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kamabigus Gugus Depan 01.99 dan 01.100 Pangkalan MTsN 5 Nganjuk, Kakak H. Hadi Sapuan. Seluruh peserta mengikuti upacara dengan tertib dan penuh semangat sebagai tanda dimulainya kegiatan Gladian Dewan Penggalang.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan Gladian Dewan Penggalang menjadi langkah awal untuk membentuk anggota Pramuka yang tangguh, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memahami tugas dan fungsi Dewan Penggalang serta memiliki kesiapan dalam membantu pelaksanaan berbagai kegiatan kepramukaan di madrasah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai pembinaan yang berkaitan dengan kepemimpinan, manajemen organisasi, kerja sama tim, kedisiplinan, serta penguatan keterampilan kepramukaan. Materi dan aktivitas yang diberikan dirancang untuk melatih kemampuan peserta dalam menghadapi tantangan, menyelesaikan permasalahan, dan mengambil keputusan secara bijaksana.

Selain memperoleh pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka. Kebersamaan dalam setiap aktivitas diharapkan mampu menumbuhkan rasa solidaritas, saling menghargai, gotong royong, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas organisasi.

Gladian Dewan Penggalang juga merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan kepramukaan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Melalui kegiatan Gladian Dewan Penggalang Tahun 2026 ini, MTsN 5 Nganjuk berharap lahir kader-kader Pramuka yang memiliki jiwa kepemimpinan, berintegritas, kreatif, dan mampu menjadi teladan bagi teman-temannya. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Dewan Penggalang diharapkan semakin aktif dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan serta membawa nama baik madrasah. (Humas)

Semarak Hari Santri Nasional 2026, MTsN 5 Nganjuk Gelar Penanaman Pohon: Santri Peduli, Bumi Lestari!

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (10/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, MTsN 5 Nganjuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan madrasah pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian madrasah terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menanamkan karakter cinta lingkungan kepada seluruh warga madrasah.

Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan dengan penuh semangat dan melibatkan warga madrasah sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga lingkungan. Momentum Hari Santri Nasional dimanfaatkan tidak hanya untuk mengenang perjuangan dan kontribusi para santri bagi bangsa, tetapi juga untuk mengajak generasi muda mengambil peran dalam menjaga kelestarian alam.

Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Nganjuk ingin menanamkan pemahaman bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman. Menjaga kebersihan, merawat tanaman, menghemat sumber daya alam, dan menciptakan lingkungan yang sehat merupakan bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

Penanaman pohon di lingkungan madrasah diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti menciptakan suasana yang lebih sejuk, meningkatkan kualitas udara, memperindah lingkungan, serta mendukung terciptanya madrasah yang hijau dan asri. Selain itu, keberadaan tanaman juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta didik tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan komitmen MTsN 5 Nganjuk dalam mendukung program Adiwiyata melalui penerapan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH). Peserta didik diharapkan tidak hanya memahami teori tentang pelestarian lingkungan di dalam kelas, tetapi juga mampu menerapkannya melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat Hari Santri Nasional Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa santri masa kini harus mampu memberikan kontribusi positif dalam berbagai bidang, termasuk pelestarian lingkungan. Santri tidak hanya dituntut memiliki ilmu pengetahuan dan akhlak mulia, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial serta tanggung jawab terhadap keberlangsungan alam.

Melalui kegiatan penanaman pohon ini, MTsN 5 Nganjuk mengusung semangat "Santri Peduli, Bumi Lestari!". Harapannya, pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan lingkungan demi terwujudnya madrasah yang hijau, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. (Humas)

Rabu, 28 Oktober 2026

Momentum Hari Sumpah Pemuda, Kepala MTsN 5 Nganjuk Lantik Pengurus OSIM Masa Bhakti 2026–2027

(MTsN 5 Nganjuk) – Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026), Kepala MTsN 5 Nganjuk, H. Hadi Sapuan, secara resmi melantik pengurus baru Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bhakti 2026–2027. Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah tersebut menjadi momentum penting bagi para pengurus terpilih untuk memulai amanah baru dalam mengembangkan organisasi siswa serta berkontribusi positif bagi kemajuan madrasah.

Pelantikan dilaksanakan dengan khidmat dalam rangkaian upacara bendera yang diikuti oleh seluruh guru, karyawan, dan peserta didik MTsN 5 Nganjuk. Sejak awal kegiatan, suasana lapangan madrasah tampak tertib dan penuh semangat kebangsaan. Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi latar yang bermakna bagi pelantikan tersebut, mengingat semangat persatuan, tanggung jawab, dan kepeloporan generasi muda merupakan nilai penting yang perlu ditanamkan dalam kehidupan bermadrasah.

Prosesi pelantikan dimulai sebelum pembacaan amanat pembina upacara. Para pengurus OSIM terpilih tampak berbaris rapi di hadapan peserta upacara dengan mengenakan seragam khas OSIM. Barisan tersebut mencerminkan kesiapan para siswa untuk menjalankan tugas organisasi dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab. Seluruh peserta upacara mengikuti prosesi dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap amanah yang akan diemban oleh para pengurus baru.

Momen penting berlangsung ketika Kepala MTsN 5 Nganjuk, H. Hadi Sapuan, memimpin pembacaan ikrar jabatan. Dengan suara lantang dan penuh kesungguhan, seluruh pengurus OSIM masa bhakti 2026–2027 mengikuti ikrar secara serentak. Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen para pengurus untuk menjalankan tugas organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kedisiplinan, menjaga nama baik madrasah, serta menjadi teladan bagi sesama peserta didik.

Suasana semakin khidmat ketika prosesi penandatanganan berita acara pelantikan dilaksanakan. Penandatanganan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan sekaligus penanda resmi dimulainya masa kepengurusan OSIM yang baru. Para pengurus diharapkan mampu menjalankan program kerja secara terarah, membangun komunikasi dan kerja sama yang baik, serta menghadirkan berbagai kegiatan positif yang mendukung pengembangan bakat, minat, kreativitas, dan karakter peserta didik.

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, pelantikan pengurus OSIM juga menjadi sarana menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Melalui organisasi siswa, para peserta didik dapat belajar mengambil keputusan, menyampaikan aspirasi, bekerja sama dalam tim, serta mengembangkan sikap demokratis dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda yang menekankan pentingnya persatuan dan peran generasi muda dalam membangun masa depan bangsa.

Dengan dilantiknya pengurus OSIM masa bhakti 2026–2027, MTsN 5 Nganjuk berharap organisasi siswa semakin aktif, kreatif, inovatif, dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi peserta didik. Amanah yang telah diberikan diharapkan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, kejujuran, dan semangat kebersamaan. Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan langkah awal bagi para siswa untuk belajar menjadi pemimpin yang berkarakter, berintegritas, serta mampu membawa nama baik madrasah. (Humas)

Dewan Penggalang MTsN 5 Nganjuk Ikuti Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 di Pendopo Kabupaten Nganjuk

(MTsN 5 Nganjuk) – Seluruh Dewan Penggalang Pangkalan MTsN 5 Nganjuk mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Rabu (28/10/2026). Keikutsertaan para anggota Pramuka tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif madrasah dalam menanamkan semangat nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, Dewan Penggalang MTsN 5 Nganjuk hadir mewakili madrasah untuk mengikuti rangkaian upacara bersama peserta dari berbagai unsur di Kabupaten Nganjuk. Dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab, para anggota Pramuka mengikuti jalannya upacara sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan para pemuda Indonesia yang telah mengikrarkan persatuan melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Pelaksanaan upacara di Pendopo Kabupaten Nganjuk menjadi momentum penting bagi para peserta untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa sekaligus memperkuat komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semangat Sumpah Pemuda yang mengedepankan persatuan dalam keberagaman diharapkan terus tumbuh dalam diri generasi muda, khususnya para pelajar sebagai penerus cita-cita bangsa.

Bagi Dewan Penggalang MTsN 5 Nganjuk, keikutsertaan dalam upacara tersebut bukan sekadar menjalankan tugas mewakili madrasah, melainkan juga menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter disiplin, tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Nilai-nilai kepramukaan yang selama ini dipelajari diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi sarana untuk mengingatkan generasi muda agar terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi, serta berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Para anggota Dewan Penggalang diharapkan mampu menjadi teladan bagi teman-temannya melalui sikap santun, semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kesediaan bekerja sama tanpa membedakan latar belakang.

Partisipasi Dewan Penggalang dalam kegiatan tingkat kabupaten ini sekaligus menunjukkan komitmen MTsN 5 Nganjuk dalam mendukung pembentukan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Melalui kegiatan kepramukaan dan partisipasi dalam peringatan hari nasional, madrasah terus mendorong siswa untuk mengembangkan rasa percaya diri, kemandirian, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Nganjuk, Dewan Penggalang Pangkalan MTsN 5 Nganjuk diharapkan semakin memahami makna persatuan dan pentingnya peran pemuda dalam membangun masa depan Indonesia. Semangat Sumpah Pemuda hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, prestasi, sikap toleransi, dan semangat berkarya demi kemajuan madrasah, Kabupaten Nganjuk, dan bangsa Indonesia.

Catatan: Tanggal 28 Oktober 2026 jatuh pada Rabu, bukan Kamis. Naskah berita di atas menggunakan hari dan tanggal yang sesuai, yaitu Rabu (28/10/2026). (Humas)

Senin, 26 Oktober 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Gerakan Minum Tablet Tambah Darah bagi Seluruh Siswi Kelas 7–9

(MTsN 5 Nganjuk ) – Senin (26/10/2026), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan minum tablet tambah darah bagi seluruh siswi kelas 7, 8, dan 9 pada Jumat pagi (23/10/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya madrasah dalam mendukung pemeliharaan kesehatan remaja putri, khususnya dalam mencegah anemia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Kegiatan minum tablet tambah darah dilaksanakan setelah seluruh warga madrasah mengikuti kegiatan rutin salat Duha dan istighotsah/tahlil. Para siswi mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh kesadaran sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat di lingkungan madrasah. Pelaksanaan kegiatan pada pagi hari juga menjadi momentum untuk menanamkan kepedulian terhadap kesehatan diri sebelum memulai aktivitas pembelajaran.

Kegiatan tersebut dipandu oleh Pembina Ekstrakurikuler Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), yaitu Ibu Saudah Alfina dan Ibu Andfilian. Keduanya mendampingi pelaksanaan kegiatan agar berlangsung dengan tertib serta memberikan arahan kepada para siswi mengenai pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri memiliki manfaat penting, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi yang diperlukan tubuh. Remaja putri membutuhkan asupan zat besi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan, terlebih ketika mulai mengalami menstruasi. Kekurangan zat besi dapat meningkatkan risiko anemia yang ditandai antara lain dengan tubuh mudah lelah, lemas, dan sulit berkonsentrasi.

Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Nganjuk berharap para siswi semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Selain mengonsumsi tablet tambah darah sesuai petunjuk, para siswi juga diharapkan membiasakan diri mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama makanan yang mengandung zat besi, serta menjaga pola istirahat dan aktivitas fisik.

Pembiasaan minum tablet tambah darah juga menjadi bagian dari pendidikan kesehatan di madrasah. Peran pembina UKS sangat penting dalam memberikan edukasi dan mendorong para siswi agar tidak sekadar mengikuti kegiatan, tetapi juga memahami tujuan serta manfaatnya. Dengan demikian, kesadaran untuk menjaga kesehatan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan minum tablet tambah darah bagi seluruh siswi kelas 7–9 ini, MTsN 5 Nganjuk menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya peserta didik yang sehat, aktif, dan siap mengikuti pembelajaran dengan optimal. Diharapkan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kerja sama madrasah, keluarga, dan tenaga kesehatan sehingga kesehatan remaja putri semakin terjaga. (Humas)

Galery:








Kamis, 22 Oktober 2026

Semarak Hari Santri Nasional 2026, MTsN 5 Nganjuk Gelar Upacara dengan Nuansa Busana Santri

(MTsN 5 Nganjuk) - MTsN 5 Nganjuk menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada Kamis (22/10/2026) yang diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta peserta didik. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui upacara tersebut, keluarga besar MTsN 5 Nganjuk diajak untuk meneladani semangat perjuangan santri sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Suasana peringatan Hari Santri Nasional tahun ini terasa istimewa dengan ketentuan busana yang mencerminkan identitas khas santri. Peserta laki-laki mengenakan baju koko atau baju putih, sarung berwarna gelap, kopyah hitam, serta sandal yang bukan sandal jepit. Sementara itu, peserta perempuan mengenakan gamis putih atau busana muslim dengan sandal yang bukan sandal jepit. Keseragaman busana tersebut menghadirkan nuansa religius sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan madrasah.

Seluruh GTK dan siswa mengikuti upacara dengan tertib dan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi peserta didik. Melalui upacara peringatan HSN, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, penghormatan terhadap jasa para pahlawan, serta kecintaan terhadap agama dan tanah air.

Hari Santri Nasional memiliki makna historis yang penting bagi perjalanan bangsa Indonesia. Peringatan ini berkaitan dengan peran ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, termasuk semangat yang melatarbelakangi Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. Nilai keberanian, keikhlasan, persatuan, dan pengorbanan yang diwariskan para pendahulu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa melalui pendidikan, pengabdian, dan perilaku yang positif.

Bagi MTsN 5 Nganjuk, peringatan HSN juga menjadi kesempatan untuk memperkuat karakter peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, dan menghargai keberagaman. Semangat santri dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati guru dan orang tua, menjaga sopan santun, rajin belajar, membantu sesama, serta menjaga kebersihan lingkungan madrasah. Dengan demikian, nilai-nilai Hari Santri tidak berhenti pada peringatan, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan nyata.

Penggunaan busana ala santri dalam upacara turut menjadi bentuk pengenalan tradisi pesantren kepada generasi muda. Baju putih, sarung, kopyah, dan busana muslim mengingatkan peserta didik pada kesederhanaan, kesantunan, serta semangat menuntut ilmu yang menjadi bagian dari kehidupan santri. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap siswa semakin bangga terhadap identitas keislaman dan budaya bangsa tanpa mengabaikan sikap terbuka, toleran, serta menghormati sesama.

Melalui upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026, MTsN 5 Nganjuk berkomitmen untuk terus menanamkan semangat religiusitas, nasionalisme, dan cinta ilmu kepada seluruh warga madrasah. Peringatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai agama sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Dengan meneladani perjuangan para ulama dan santri, seluruh keluarga besar MTsN 5 Nganjuk diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat. (Humas)

Sabtu, 17 Oktober 2026

Puncak Festival Bulan Bahasa 2026, MTsN 5 Nganjuk Launching Buku Karya Siswa dan Guru serta Gelar Talkshow Literasi

(MTsN 5 Nganjuk) - MTsN 5 Nganjuk menggelar acara puncak Festival Bulan Bahasa 2026 pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum istimewa dengan diselenggarakannya peluncuran buku antologi cerpen hasil karya siswa dan guru MTsN 5 Nganjuk serta Talkshow Cerdas Mengulas Buku. Mengusung tema “Menyatukan Bahasa, Menguatkan Budaya, Menginspirasi Dunia”, acara ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya literasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap bahasa di lingkungan pendidikan.

Puncak Festival Bulan Bahasa 2026 diselenggarakan sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya diisi dengan berbagai perlombaan antarkelas. Beragam kegiatan tersebut menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, mengekspresikan kreativitas, dan menunjukkan bakat melalui karya. Acara puncak kali ini memberikan makna lebih mendalam karena tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga menghadirkan ruang bagi warga madrasah untuk merayakan hasil karya dan semangat berkarya bersama.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah launching buku antologi cerpen yang memuat hasil karya sejumlah siswa dan guru MTsN 5 Nganjuk. Peluncuran buku tersebut menjadi pencapaian membanggakan karena memperlihatkan bahwa budaya menulis dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan madrasah. Karya-karya yang diterbitkan menjadi bukti bahwa gagasan, pengalaman, imajinasi, dan pengetahuan dapat dituangkan menjadi tulisan yang bermanfaat serta dapat dinikmati oleh pembaca yang lebih luas.

Selain peluncuran buku, kegiatan ini juga menghadirkan Talkshow Cerdas Mengulas Buku dengan narasumber Ibu Diah Shanti Utaminingtyas, seorang penulis, Relima Perpusnas RI 2026, sekaligus Pembina Forum Lingkar Pena Nganjuk. Kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi peserta mengenai dunia kepenulisan, literasi, serta pentingnya membangun kebiasaan membaca. Pengalaman narasumber dalam bidang kepenulisan menjadi kesempatan berharga bagi warga madrasah untuk mengenal lebih dekat proses kreatif dalam menghasilkan karya.

Melalui talkshow tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa membaca buku tidak berhenti pada kegiatan menyelesaikan bacaan, tetapi juga mencakup kemampuan memahami isi, menemukan gagasan utama, menilai pesan, dan menyampaikan ulasan secara runtut. Keterampilan mengulas buku dapat membantu siswa berpikir kritis, memperkaya kosakata, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peserta didik agar semakin aktif membaca sekaligus berani menyampaikan pemikiran mereka secara santun dan bertanggung jawab.

Tema “Menyatukan Bahasa, Menguatkan Budaya, Menginspirasi Dunia” menjadi pengingat bahwa bahasa memiliki peran penting dalam membangun komunikasi, menjaga identitas budaya, dan menyebarkan gagasan positif. Melalui kegiatan literasi, siswa dan guru dapat berkontribusi dalam memperkaya khazanah pengetahuan serta memperkenalkan nilai-nilai luhur melalui tulisan. Penerbitan buku karya warga madrasah juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk membangun lingkungan pendidikan yang produktif, kreatif, dan dekat dengan dunia literasi.

Penyelenggaraan puncak Festival Bulan Bahasa 2026 di MTsN 5 Nganjuk diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga madrasah untuk terus membaca, menulis, dan berkarya. Peluncuran buku serta Talkshow Cerdas Mengulas Buku menjadi bukti bahwa madrasah dapat menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya penulis dan pembaca yang kritis. Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Nganjuk berkomitmen memperkuat budaya literasi dan menjadikan bahasa sebagai jembatan untuk menyatukan gagasan, melestarikan budaya, serta menginspirasi masyarakat luas. (Humas)

Kamis, 15 Oktober 2026

Semarakkan Kreativitas dan Literasi, MTsN 5 Nganjuk Gelar Festival Bulan Bahasa 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Kamis (15/10/2026), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan lomba antarkelas yang dikemas dalam Festival Bulan Bahasa 2026 pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menumbuhkan semangat literasi, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan berbahasa dan berkesenian para peserta didik. Festival tersebut juga menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan potensi, bakat, dan kepercayaan diri melalui berbagai cabang perlombaan yang menarik dan edukatif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang dilanjutkan dengan pembukaan lomba Festival Bulan Bahasa 2026. Suasana penuh semangat tampak dalam pelaksanaan kegiatan yang diikuti oleh para peserta didik dari berbagai kelas. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap para siswa dapat berpartisipasi aktif, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan perlombaan sebagai sarana belajar dan mengembangkan kemampuan diri.

Beragam perlombaan diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa dalam mengeksplorasi kemampuan berbahasa. Salah satunya adalah Lomba Pidato Bahasa Indonesia yang mengasah keterampilan berbicara di depan umum, menyusun gagasan secara runtut, serta menyampaikan pesan dengan bahasa yang baik dan benar. Melalui lomba ini, peserta didik didorong untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat dan mengomunikasikan ide secara efektif.

Selain pidato Bahasa Indonesia, Festival Bulan Bahasa 2026 juga menghadirkan Lomba Pidato Bahasa Inggris dan Lomba Pidato Bahasa Arab. Kedua perlombaan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing sekaligus melatih keberanian tampil di hadapan orang lain. Penguasaan bahasa Inggris dan bahasa Arab diharapkan dapat memperluas wawasan peserta didik serta mendukung mereka dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan komunikasi di era global.

Kreativitas seni turut mendapat ruang melalui Lomba Kaligrafi Kontemporer dan Lomba Paduan Suara. Dalam lomba kaligrafi, siswa dapat menuangkan kreativitas melalui perpaduan keindahan tulisan, komposisi, dan unsur artistik. Sementara itu, lomba paduan suara menjadi ajang untuk melatih kekompakan, kedisiplinan, harmonisasi, serta kerja sama antarpeserta. Kedua cabang lomba tersebut menunjukkan bahwa Festival Bulan Bahasa tidak hanya berfokus pada keterampilan berbahasa, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan bakat seni peserta didik.

Tidak kalah menarik, Festival Bulan Bahasa 2026 juga menyelenggarakan Lomba Film Pendek. Melalui perlombaan ini, siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan bercerita, menulis naskah, bekerja sama dalam tim, serta memanfaatkan media audiovisual sebagai sarana menyampaikan pesan. Film pendek menjadi media kreatif bagi peserta didik untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikan nilai-nilai positif melalui karya yang menarik dan komunikatif.

Penyelenggaraan Festival Bulan Bahasa 2026 di MTsN 5 Nganjuk diharapkan dapat memperkuat budaya literasi sekaligus mendorong tumbuhnya generasi yang terampil berbahasa, kreatif, percaya diri, dan mampu bekerja sama. Melalui enam cabang perlombaan tersebut, siswa memperoleh pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi serta menghargai kemampuan dan karya teman-temannya. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus menghidupkan semangat membaca, menulis, berbicara, dan berkarya di lingkungan madrasah. (Humas)

Minggu, 11 Oktober 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Workshop KBC, Penguatan E-Kinerja, dan Madrasah Digital Supervision (MAGIS)

(MTsN 5 Nganjuk) - MTsN 5 Nganjuk menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Penguatan E-Kinerja, dan Madrasah Digital Supervision (MAGIS) selama dua hari, Sabtu–Minggu (10–11/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan workshop dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Bapak H. Abdur Rahman. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi sumber daya manusia madrasah serta penerapan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola kelembagaan.

Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan ini adalah penguatan E-Kinerja yang disampaikan oleh Bapak Wasis Susilo dan Bapak Andi Kusuma Wardhana, narasumber dari Urusan Kepegawaian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Materi tersebut memberikan penguatan mengenai pengelolaan kinerja pegawai agar lebih terarah, terukur, tertib administrasi, dan selaras dengan target kinerja yang telah ditetapkan.

Melalui materi E-Kinerja, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kinerja secara sistematis. Penguatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sehingga pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan madrasah.

Sementara itu, materi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Madrasah Digital Supervision (MAGIS) disampaikan oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Bapak H. Achmad Imam Mansur. Dalam sesi ini, peserta memperoleh penguatan mengenai penerapan kurikulum yang menempatkan nilai-nilai cinta, kasih sayang, penghargaan terhadap sesama, dan pembentukan karakter sebagai bagian penting dalam proses pendidikan, serta pemanfaatan supervisi digital untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran.

Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Adapun penguatan Madrasah Digital Supervision menjadi langkah untuk mendukung pelaksanaan supervisi yang lebih efektif dan terarah melalui pemanfaatan teknologi digital. Kedua materi tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkesinambungan dalam kegiatan pembelajaran maupun pengelolaan madrasah sehari-hari.

Melalui workshop selama dua hari ini, MTsN 5 Nganjuk berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta, optimalisasi E-Kinerja, dan pemanfaatan supervisi digital. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi berlanjut dalam bentuk implementasi nyata demi mewujudkan madrasah yang profesional, berkarakter, inovatif, dan semakin berkualitas. (Humas)

Jumat, 09 Oktober 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Pesta Demokrasi, Pilih Ketua dan Wakil Ketua OSIM Masa Bhakti 2026/2027

(MTsN 5 Nganjuk ) – Jum’at (19/10/2026), MTsN 5 Nganjuk menggelar pesta demokrasi melalui kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Masa Bhakti 2026/2027 pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting madrasah dalam memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk berpartisipasi dalam menentukan pemimpin organisasi siswa yang akan menjalankan tugas selama satu masa kepengurusan.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM merupakan bagian dari pendidikan demokrasi bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang proses pemilihan pemimpin, tetapi juga memahami pentingnya menggunakan hak pilih, menghargai perbedaan pilihan, serta menerima hasil keputusan bersama dengan sikap sportif dan bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaannya, MTsN 5 Nganjuk menjalin kolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nganjuk. Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pemilihan sekaligus memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai tata cara pemilihan yang tertib, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai tahapan pemilihan pemimpin. Proses ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa setiap suara memiliki arti dan setiap pemilih mempunyai tanggung jawab untuk menentukan pilihan secara bijaksana tanpa paksaan dari pihak mana pun.

Selain menjadi sarana memilih pemimpin organisasi, pemilihan OSIM juga merupakan bentuk pembelajaran kepemimpinan bagi peserta didik. Ketua dan Wakil Ketua OSIM yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi teladan, menampung aspirasi siswa, serta mengoordinasikan berbagai kegiatan positif yang mendukung pengembangan bakat, minat, kreativitas, dan karakter warga madrasah.

Pelaksanaan pesta demokrasi di lingkungan madrasah juga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan sikap saling menghormati. Dengan keterlibatan aktif siswa dalam proses pemilihan, diharapkan tumbuh budaya demokratis yang tidak hanya diterapkan saat pemungutan suara, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.

Melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM Masa Bhakti 2026/2027, MTsN 5 Nganjuk berharap dapat melahirkan pemimpin siswa yang amanah, bertanggung jawab, dan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Kolaborasi dengan KPUD Kabupaten Nganjuk menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menghadirkan pembelajaran demokrasi yang bermakna sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan. (Humas)

Rabu, 07 Oktober 2026

Polres Nganjuk Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara kepada Siswa Kelas 9 MTsN 5 Nganjuk

(MTsN 5 Nganjuk) - MTsN 5 Nganjuk kedatangan rombongan Bapak/Ibu Polisi dari Polres Nganjuk pada Rabu (7/10/2026) siang. Kedatangan jajaran kepolisian tersebut dalam rangka memberikan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 SMA Kemala Taruna Bhayangkara kepada peserta didik kelas 9.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh perwakilan siswa kelas 9 MTsN 5 Nganjuk. Para peserta mendapatkan informasi mengenai SMA Kemala Taruna Bhayangkara sebagai salah satu pilihan pendidikan lanjutan setelah menyelesaikan jenjang madrasah tsanawiyah.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan Polres Nganjuk memberikan penjelasan mengenai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Informasi yang disampaikan diharapkan dapat membantu siswa memahami berbagai hal yang berkaitan dengan proses penerimaan dan memberikan gambaran bagi siswa yang memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Para siswa tampak mengikuti kegiatan sosialisasi dengan antusias. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyimak berbagai informasi yang disampaikan sekaligus menambah wawasan mengenai alternatif pendidikan pada jenjang sekolah menengah atas.

Sosialisasi seperti ini menjadi bagian penting dalam memberikan informasi pendidikan kepada peserta didik kelas 9 yang mulai mempersiapkan rencana melanjutkan pendidikan. Dengan memperoleh informasi secara langsung, siswa diharapkan dapat mempertimbangkan pilihan pendidikan sesuai dengan minat, bakat, kemampuan, serta cita-cita masing-masing.

MTsN 5 Nganjuk menyambut baik kedatangan jajaran Polres Nganjuk dalam rangka memberikan informasi mengenai SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi madrasah untuk membantu peserta didik memperoleh informasi yang lebih luas mengenai pilihan pendidikan setelah lulus dari MTsN 5 Nganjuk.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa kelas 9 dapat memanfaatkan informasi yang diperoleh sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pendidikan selanjutnya. MTsN 5 Nganjuk juga terus mendorong peserta didik untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih cita-cita yang diharapkan. (Humas)

Kamis, 01 Oktober 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – MTsN 5 Nganjuk menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 pada Kamis pagi (1/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini diikuti oleh seluruh peserta didik serta seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK) dengan tertib dan khidmat.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MTsN 5 Nganjuk, Bapak H. Hadi Sapuan. Kehadiran kepala madrasah sebagai pembina upacara menjadi bagian dari momentum untuk mengajak seluruh warga madrasah mengenang sejarah sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh kedisiplinan. Para siswa, guru, dan tenaga kependidikan berdiri bersama untuk memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih serta mengikuti setiap tahapan upacara sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk mengingat kembali kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi landasan dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.

Bagi peserta didik, peringatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter di luar ruang kelas. Semangat persatuan, gotong royong, toleransi, tanggung jawab, dan cinta tanah air perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Melalui pelaksanaan upacara ini, MTsN 5 Nganjuk terus berupaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh peserta didik. Pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Dengan terselenggaranya upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, keluarga besar MTsN 5 Nganjuk diharapkan semakin memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta berkontribusi positif dalam mewujudkan Indonesia yang damai, bersatu, dan maju. (Humas)

Selasa, 29 September 2026

Tujuh Belas Siswa Pembelajar Cepat Angkatan V MTsN 5 Nganjuk Ikuti ASAS Tahun Ajaran 2026/2027

(MTsN 5 Nganjuk) – Selasa (29/9/2026), sebanyak 17 siswa Pembelajar Cepat Angkatan ke-5 MTsN 5 Nganjuk mengikuti kegiatan Asesmen Akhir Semester (ASAS), semester IV,  Tahun Ajaran 2026/2027 selama sepekan, mulai Selasa (22/9/2026) hingga Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan evaluasi pembelajaran bagi peserta didik yang mengikuti program Pembelajar Cepat di madrasah.

Pelaksanaan ASAS tersebut menjadi momen penting bagi ketujuh belas siswa untuk menunjukkan capaian pembelajaran yang telah mereka tempuh. Melalui asesmen ini, kemampuan dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran selama semester berjalan dapat dievaluasi sebagai bagian dari proses pendidikan.

Berbeda dengan teman-teman reguler yang saat ini masih menjalani Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester 3, para siswa Pembelajar Cepat Angkatan V telah memasuki tahapan asesmen untuk semester 4. Perbedaan tahapan pembelajaran ini merupakan bagian dari program layanan yang memungkinkan peserta didik menempuh proses belajar dengan ritme yang berbeda.

Selama mengikuti ASAS, para siswa dituntut untuk mempersiapkan diri secara optimal, menjaga konsentrasi, serta mengerjakan setiap soal dengan teliti. Kedisiplinan dan kemandirian menjadi hal penting agar mereka dapat menyelesaikan asesmen dengan baik sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Program Layanan Pembelajar Cepat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menjalani proses pembelajaran sesuai dengan kemampuan dan perkembangan belajarnya. Melalui program ini, siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi akademik secara maksimal dengan tetap memperhatikan kualitas pemahaman terhadap materi yang dipelajari.

Pelaksanaan ASAS juga menjadi sarana evaluasi bagi madrasah untuk mengetahui perkembangan hasil belajar para peserta didik Pembelajar Cepat. Hasil asesmen nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memantau capaian pembelajaran serta menentukan tindak lanjut pembelajaran yang diperlukan.

Dengan berakhirnya pelaksanaan ASAS semester 4 pada Selasa (29/9/2026), diharapkan seluruh siswa Pembelajar Cepat Angkatan ke-5 MTsN 5 Nganjuk memperoleh hasil yang memuaskan. Semoga mereka terus menunjukkan semangat belajar, menjaga konsistensi prestasi, dan mampu mengembangkan potensi diri melalui program Pembelajar Cepat di MTsN 5 Nganjuk. (Humas).

Galery: 







Senin, 28 September 2026

Ekstra PMR MTsN 5 Nganjuk Gelar Diklat dan Penempuhan Atribut Periode 2026–2027

(MTsN 5 Nganjuk) - Senin (28/9/2026), ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan Diklat dan Penempuhan Atribut Palang Merah Remaja Periode Tahun 2026–2027 pada Sabtu hingga Minggu (26–27 September 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan anggota PMR untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala MTsN 5 Nganjuk, Bapak H. Hadi Sapuan, pada Sabtu (26/9/2026) pukul 15.00 WIB. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan yang diikuti oleh anggota PMR MTsN 5 Nganjuk dengan penuh semangat.

Diklat dan penempuhan atribut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembinaan anggota PMR. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memahami lebih dalam tentang prinsip-prinsip kepalangmerahan serta mengembangkan sikap peduli, disiplin, mandiri, dan mampu bekerja sama dalam sebuah tim.

Selain sebagai sarana pembekalan materi, kegiatan diklat juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk melatih keterampilan yang berkaitan dengan pertolongan pertama dan pelayanan kemanusiaan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika menghadapi situasi yang membutuhkan kepedulian dan bantuan kepada sesama.

Penempuhan atribut PMR juga memiliki makna tersendiri bagi para peserta. Atribut yang dikenakan bukan sekadar identitas anggota, melainkan simbol tanggung jawab untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, kesukarelaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu, setiap anggota diharapkan mampu menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai positif PMR.

Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, MTsN 5 Nganjuk berupaya mendukung pengembangan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. PMR diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk generasi muda yang tanggap, peduli, bertanggung jawab, serta siap membantu sesama sesuai kemampuan dan kompetensinya.

Dengan terselenggaranya Diklat dan Penempuhan Atribut PMR Periode 2026–2027, diharapkan seluruh peserta semakin memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai anggota Palang Merah Remaja. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat eksistensi PMR MTsN 5 Nganjuk dalam menumbuhkan semangat kemanusiaan dan membangun karakter peserta didik yang berjiwa sosial. (Humas)

Galery:










Selasa, 22 September 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Siswa Selama Tiga Hari

(MTsN 5 Nganjuk) – Selasa (22/9/2026), MTsN 5 Nganjuk berkolaborasi dengan Puskesmas Kota Nganjuk menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) selama tiga hari berturut-turut, Senin–Rabu (21–23/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung pemantauan kesehatan peserta didik di lingkungan madrasah.

Kegiatan CKG ini merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang mulai dilaksanakan di sekolah-sekolah melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Melalui program tersebut, peserta didik mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis sebagai langkah awal dalam mengetahui kondisi kesehatan mereka.

Pelaksanaan pemeriksaan di MTsN 5 Nganjuk dilakukan secara bergilir agar seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan dengan tertib. Pada Senin (21/9/2026), pemeriksaan diperuntukkan bagi seluruh siswa kelas 7. Selanjutnya, pada Selasa (22/9/2026) giliran siswa kelas 8, sedangkan siswa kelas 9 mengikuti pemeriksaan pada Rabu (23/9/2026).

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian pemeriksaan yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Kota Nganjuk. Dengan pembagian jadwal berdasarkan jenjang kelas, proses pemeriksaan dapat berlangsung secara teratur tanpa mengganggu aktivitas pembelajaran di madrasah.

Pelaksanaan CKG juga menjadi bagian dari edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah. Dengan mengetahui kondisi kesehatan secara berkala, siswa diharapkan semakin memiliki kesadaran untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta memperhatikan kesehatan diri dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi MTsN 5 Nganjuk, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara madrasah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan peserta didik. Kolaborasi dengan Puskesmas Kota Nganjuk diharapkan dapat terus mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang sehat sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih baik.

Dengan terlaksananya Cek Kesehatan Gratis selama tiga hari, seluruh siswa MTsN 5 Nganjuk memperoleh kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal masing-masing. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam pemantauan kesehatan siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang sehat dan produktif. (Humas)