Bupati Nganjuk Jadi Pembina Upacara Bendera di MTsN 5 Nganjuk

Rembug Komite dan Parenting Education Kelas IX MTsN 5 Nganjuk

Mengaktualisasi Semangat Maulid Nabi di Era Milenial

Pelantikan Pengurus OSIS MTsN 5 Nganjuk Masa Bhakti 2019-2020

Melalui Wadah Bulan Bahasa, MTsN 5 Nganjuk Menyukseskan Gerakan Sadar Berliterasi

Senin, 29 Juli 2019

Galery: Seminar Motivasi Studi ke Luar Negeri Bersama Royal English Malang (#2)

(MTsN 5 Nganjuk) – Senin (29/7/2019), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan “Kelas Inspirasi” bersama Royal English Malang untuk kelas VII-A, VIII-A, IX-A dan beberapa siswa perwakilan dari kelas regular. Kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WIB di Aula lantai dasar dengan tema: "Seminar Motivasi Studi ke Luar Negeri Bersama Royal English Malang" . Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari ... (Baca selengkapnya di sini)
Galery:

Galery: Seminar Motivasi Studi ke Luar Negeri Bersama Royal English Malang (#1)

(MTsN 5 Nganjuk) – Senin (29/7/2019), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan “Kelas Inspirasi” bersama Royal English Malang untuk kelas VII-A, VIII-A, IX-A dan beberapa siswa perwakilan dari kelas regular. Kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WIB di Aula lantai dasar dengan tema: "Seminar Motivasi Studi ke Luar Negeri Bersama Royal English Malang" . Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari ... (Baca selengkapnya di sini)
Galery:

Seminar Motivasi Studi ke Luar Negeri Bersama Royal English Malang

(MTsN 5 Nganjuk) – Senin (29/7/2019), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan “Kelas Inspirasi” bersama Royal English Malang untuk kelas VII-A, VIII-A, IX-A dan beberapa siswa perwakilan dari kelas regular. Kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WIB di Aula lantai dasar dengan tema: "Seminar Motivasi Studi ke Luar Negeri Bersama Royal English Malang". Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Royal English Malang. Narasumber pada kegiatan “Kelas Inspirasi” hari ini adalah Direktur Royal English Malang, Sunu Farid Lathif dan Native Speaker yakni Albert dari Spanyol.
Acara dibuka oleh Kepala Madrasah, H. Sutopo, secara simbolis. Dilanjutkan dengan penyampaian inspirasi-inspirasi dari Sunu. Beliau menyelesaikan pendidikan MTsN dan MAN di Nganjuk. Selanjutnya beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada jurusan sastra Inggris. Beliau selanjutnya mendapatkan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dari Kementrian Keuangan untuk kuliah S2 di King’s College London.
Kehidupan selama menempuh pendidikan di London tidaklah mudah. Sunu menceritakan tantangan-tantangan yang dihadapi selama belajar di London yakni perbedaan waktu antara Indonesia dan London yang terpaut 5 jam, dimana waktu Indonesia lebih cepat 5 jam dibandingkan waktu London. Jadi jika di London pukul 06.00 pagi, di London pukul 01.00 pagi. Selain itu, perbedaan suhu di London dan Indonesia. Suhu pada musim dingin di London bisa mencapai -5° C dan suhu pada musim panas mencapai 25 ° C.
Tips-tips yang disampaikan Sunu jika ingin menjadi orang yang sukses yaitu sebagai berikut: (1) Birul Walidain, (2) Sholat Tepat Waktu, (3) Sholat Berjamaah, (4) Tadharus dan Sholat Dhuha, (5) Belajar dan Belajar, serta (6) Aktif Berorganisasi. 
Selanjutnya, acara di lanjutkan dengan percakapan dengan native speaker, Albert. Albert adalah relawan yang mengajar di Royal English yang berasal dari Spanyol.  Beliau menceritakan bahasa aslinya adalah Bahasa Spanyol, namun mulai belajar bahasa Inggris sejak usia 3 tahun.
Direktur Kelas Khusus MTsN 5 Nganjuk, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa Albert juga seperti halnya kita yang sedang belajar bahasa Inggris sehingga menjadikan motivasi bagi siswa-siswi untuk giat belajar bahasa Inggris. Albert mempersilahkan siswa-siswi untuk bertanya apa saja terkait kehidupan beliau. Siswa-siswipun antusias bertanya sambil mengasah kosa kata mereka dalam bahasa Inggris. Mr. Albert pun sigap menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para siswa secara bergantian dengan sabar.
Albert menyampaikan kiat-kiat belajar bahasa Inggris yakni dengan membiasakan belajar bahasa Inggris dengan mendengarkan lagu bahasa Inggris, melihat film dalam bahasa Inggris sambil mendengarkannya dan melakukan percakapan bahasa Inggris dengan teman.
Kemudian Albert memberikan pertanyaan kepada siswa-siswi terpilih. Terlihat siswa-siswi yang terpilih dengan lancar menjawab pertanyaan Albert dalam bahasa Inggris. Sunu dan Albert menutup kegiatan Kelas Inspirasi dengan acara foto bersama dengan para siswa. Narasumber berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi dalam belajar bahasa Inggris untuk siswa-siswi MTs Negeri 5 Nganjuk. (Tri/Photo: Ato’)
Galery:

Jumat, 26 Juli 2019

Galery: Kelas inspiratif Eksekutif Mengajar (#2)

(MTsN 5 Nganjuk) – Jum’at (26/7/2019), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan “Kelas Inspirasi” Eksekutif Mengajar untuk kelas VII, VIII dan IX . Kegiatan di mulai pukul 08.00 WIB semua siswa berkumpul di lapangan. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Radar Kediri  (Jawa Pos) dan RS. Bhayangkara Moestadjab... (Baca selengkapnya di sini)
Galery:

Galery: Kelas inspiratif Eksekutif Mengajar (#1)

(MTsN 5 Nganjuk) – Jum’at (26/7/2019), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan “Kelas Inspirasi” Eksekutif Mengajar untuk kelas VII, VIII dan IX . Kegiatan di mulai pukul 08.00 WIB semua siswa berkumpul di lapangan. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Radar Kediri  (Jawa Pos) dan RS. Bhayangkara Moestadjab... (Baca selengkapnya di sini)
Galery:

Kelas Inspirasi: Eksekutif Mengajar Berasama Direktur Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk dan Jawa Pos Radar Kediri

(MTsN 5 Nganjuk) – Jum’at (26/7/2019), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan “Kelas Inspirasi” Eksekutif Mengajar untuk kelas VII, VIII dan IX . Kegiatan di mulai pukul 08.00 WIB semua siswa berkumpul di lapangan. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dari Radar Kediri  (Jawa Pos) dan RS. Bhayangkara Moestadjab. Narasumber pada kegiatan “Kelas Inspirasi” Eksekutif Mengajar ini adalah Direktur RS. Bhayangkara Moestadjab Nganjuk, AKBP drg. Dwi Miyarsi. 
Acara dibuka oleh Bapak Kepala Madrasah, H. Sutopo, secara simbolis. Selanjutnya Ibu Dwi menyampaikan inspirasi-inspirasinya untuk siswa-siswi. Beliau menceritakan kisah perjalanan kesuksesannya hingga seperti sekarang. Ibu Dwi lahir di Ngawi, Jawa Timur. Besar dari keluarga sederhana pasangan bapak dan ibu yang bekerja sebagai penjahit dan seorang ibu rumah tangga. Ibu Dwi belajar dengan tekun hingga bisa lulus ujian UMPTN mengambil jurusan Pendidikan Dokter Gigi pada Universitas Airlangga, Surabaya.
Selama kuliah, beliau mendapatkan beasiswa Supersemar pada tahun pertama dan beasiswa ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) sampai dengan lulus. Perjuangan beliau tidak cukup sampai disitu, lulus pendidikan dokter gigi beliau tidak bisa langsung praktik menjadi dokter namun harus mengabdikan diri menjadi Polisi karena telah menjadi ketentuan sebagai penerima beasiswa ABRI.
Keahlian beliau di bidang kedokteran gigi masih berguna meskipun tidak di aplikasikan di ruang praktik. Beliau menangani bidang forensik yakni identifikasi korban melalui gigi. Bagaimana mengidentifikasinya? Mungkin kita bertanya-tanya. Cara mengidentifikasinya yakni dengan mencocokkan foto gigi korban. Beliau pernah menjadi bagian dari tim DVI (Disaster Victim Indentification) pada bencana pesawat Air Asia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata.
Beliau memberi nasehat kepada siswa-siswi agar belajar dengan rajin. Moto beliau yakni berdoa dan berusaha dengan maksimal. Beliau menambahkan bahwa setiap orangtua selalu ingin anaknya lebih baik dari dirinya. Tidak ada orangtuanya ingin anaknya tidak sukses. Setiap orang tua pasti ingin anaknya sukses tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat.
Kegiatan semakin seru ketika ada sesi tanya jawab. Panitia pun membagikan doorprize kepada siswa-siswa yang berani menjawab pertanyaan dari Ibu Dwi dengan benar. Selain itu Beliau memberi kesempatan kepada siswa-siswa yang ingin bertanya tentang kehidupan bu Dwi.  Ibu Dwi menambahkan, sebagai generasi penerus harus mempunyai cita-cita. Semua siswa-siswi yang berpartisipasi dalam sesi tanya jawab hampir semua ditanya apa cita-citanya oleh Ibu Dwi. Mereka menjawab, ada yang bercita-cita menjadi pemadam kebakaran, arsitek, ahli elektro, dokter & hafidzah, satpol PP dan lain sebagainya.
Lebih lanjut Ibu Dwi mengajak siswa-siswi MTsN 5 Nganjuk untuk bersama-sama menjauhi narkoba. Karena narkoba bersifat adiktif yang dapat merusak masa depan generasi muda. Di akhir acara adalah foto bersama seluruh siswa siswi MTsN 5 Nganjuk dan Ibu Dwi. Ibu Dwi berharap apa yang telah beliau sampaikan dapat bermanfaat menambah semangat siswa-siswi MTsN 5 Nganjuk untuk menggapai cita-cita.
Narkoba No, Prestasi Yes!!! (Tri/Photo: Ato')
Galery:

Kamis, 25 Juli 2019

Galery: Visitasi Tim Penilai Lomba Gugus Depan Unggul Tingkat Propinsi Jawa Timur (#6)

(MTsN 5 Nganjuk) – Kamis (25/07/2019), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan Visitasi Tim Penilai Lomba Gugus Depan Unggul dari Gerakan Pramuka Kwarda Jatim di gugus Depan 01. 099 – 01.100. Kegiatan ini menghadirkan pembina pramuka dari Kwarda Jawa Timur.  Sejak pagi ... (Baca selengkapnya disini)
Galery:
 

Galery: Visitasi Tim Penilai Lomba Gugus Depan Unggul Tingkat Propinsi Jawa Timur (#5)

(MTsN 5 Nganjuk) – Kamis (25/07/2019), MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan Visitasi Tim Penilai Lomba Gugus Depan Unggul dari Gerakan Pramuka Kwarda Jatim di gugus Depan 01. 099 – 01.100. Kegiatan ini menghadirkan pembina pramuka dari Kwarda Jawa Timur.  Sejak pagi ... (Baca selengkapnya disini)
Galery:
resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut