Minggu, 11 Oktober 2026

MTsN 5 Nganjuk Gelar Workshop KBC, Penguatan E-Kinerja, dan Madrasah Digital Supervision (MAGIS)

(MTsN 5 Nganjuk) - MTsN 5 Nganjuk menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Penguatan E-Kinerja, dan Madrasah Digital Supervision (MAGIS) selama dua hari, Sabtu–Minggu (10–11/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan workshop dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Bapak H. Abdur Rahman. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi sumber daya manusia madrasah serta penerapan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola kelembagaan.

Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan ini adalah penguatan E-Kinerja yang disampaikan oleh Bapak Wasis Susilo dan Bapak Andi Kusuma Wardhana, narasumber dari Urusan Kepegawaian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Materi tersebut memberikan penguatan mengenai pengelolaan kinerja pegawai agar lebih terarah, terukur, tertib administrasi, dan selaras dengan target kinerja yang telah ditetapkan.

Melalui materi E-Kinerja, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kinerja secara sistematis. Penguatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sehingga pelaksanaan tugas pendidik dan tenaga kependidikan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan madrasah.

Sementara itu, materi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Madrasah Digital Supervision (MAGIS) disampaikan oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Bapak H. Achmad Imam Mansur. Dalam sesi ini, peserta memperoleh penguatan mengenai penerapan kurikulum yang menempatkan nilai-nilai cinta, kasih sayang, penghargaan terhadap sesama, dan pembentukan karakter sebagai bagian penting dalam proses pendidikan, serta pemanfaatan supervisi digital untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran.

Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Adapun penguatan Madrasah Digital Supervision menjadi langkah untuk mendukung pelaksanaan supervisi yang lebih efektif dan terarah melalui pemanfaatan teknologi digital. Kedua materi tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkesinambungan dalam kegiatan pembelajaran maupun pengelolaan madrasah sehari-hari.

Melalui workshop selama dua hari ini, MTsN 5 Nganjuk berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta, optimalisasi E-Kinerja, dan pemanfaatan supervisi digital. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi berlanjut dalam bentuk implementasi nyata demi mewujudkan madrasah yang profesional, berkarakter, inovatif, dan semakin berkualitas. (Humas)