Gus M. Y. Arafat Aji Soko Meriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

MTsN 5 Nganjuk Bangga, Restu Afifah Safiya Raih 3 Medali Internasional di Malaysia

MTsN 5 Nganjuk yang secara keseluruhan memboyong 22 medali di ajang Surabaya Wushu Championship 2025

Ahmad Rafky Jalaluddin Lolos OMI Tingkat Provinsi Jawa Timur

Kenzi Zelda Tivatunnafisa Raih Juara 2 Tolak Peluru Putri Tingkat Nasional

Sabtu, 24 Januari 2026

Awali MATSALIMA FAIR dan PMB, MTsN 5 Nganjuk Gelar Istighosah Bersama

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (24/1/2026), mengawali rangkaian kegiatan MATSALIMA dan PMB (Penerimaan Murid Baru), keluarga besar MTsN 5 Nganjuk melaksanakan istighosah bersama pada Jum’at malam (23 Januari 2025) bertempat di Masjid Ulul Albab MTsN 5 Nganjuk. Kegiatan ini dilaksanakan selepas salat Maghrib dengan penuh kekhidmatan.

Istighosah tersebut diikuti oleh pimpinan madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta unsur terkait lainnya. Seluruh peserta tampak khusyuk mengikuti rangkaian doa dan dzikir sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan istighosah ini dilaksanakan sebagai ikhtiar batin untuk memohon pertolongan dan ridho Allah SWT agar seluruh rangkaian kegiatan MATSALIMA dan PMB dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai dengan harapan bersama.

Selain memohon kelancaran teknis pelaksanaan kegiatan, doa juga dipanjatkan agar MTsN 5 Nganjuk senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, dan kepercayaan masyarakat, khususnya dalam proses penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran mendatang.

Kepala MTsN 5 Nganjuk menyampaikan bahwa kegiatan spiritual seperti istighosah memiliki peran penting dalam menyeimbangkan ikhtiar lahir dan batin. Diharapkan, dengan doa bersama ini, seluruh keluarga besar madrasah memiliki satu niat dan semangat dalam menyukseskan agenda madrasah.

Melalui kegiatan istighosah ini, MTsN 5 Nganjuk menegaskan komitmennya untuk mengawali setiap program dengan doa dan kebersamaan. Semangat religius dan kekeluargaan tersebut diharapkan mampu menjadi landasan kuat dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berkualitas, dan penuh keberkahan. (Atoillah/Photo: Andfi)

Galery:













Tampil memukau di SLC Cup 2026 Road to Japan, Muhammad Rafif Ganiyil Fikri Borong Empat Medali

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (24/1/2026), prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Muhammad Rafif Ganiyil Fikri, siswa kelas 7G, berhasil meraih empat medali dalam ajang Kejuaraan Wushu Championship “SLC Cup 2026” Road to Japan yang digelar pada 17–18 Januari 2026 di Surabaya.

Kejuaraan tersebut diikuti oleh atlet-atlet wushu dari berbagai daerah dan menjadi salah satu ajang bergengsi bagi atlet usia pelajar. Persaingan berlangsung ketat dengan menampilkan kemampuan teknik, ketepatan jurus, serta mental bertanding yang tinggi dari para peserta.

Dalam kejuaraan ini, Muhammad Rafif Ganiyil Fikri tampil impresif dengan meraih dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Medali emas diraih pada nomor Boy’s Tangan Kosong Utara B dan Boy’s Senjata Panjang Tradisional, medali perak pada nomor Boy’s Nan Gun B, serta medali perunggu pada nomor Boy’s Senjata Kembar B.

Penampilan Rafif dinilai sangat memukau dewan juri. Gerakan yang tegas, teknik yang matang, serta penguasaan berbagai nomor pertandingan menunjukkan kemampuan serbabisa yang dimilikinya di cabang olahraga wushu.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan rutin dan kedisiplinan yang dijalani Rafif selama ini. Dukungan dari pelatih, orang tua, serta pembinaan yang berkelanjutan dari pihak madrasah menjadi faktor penting dalam pencapaian prestasi tersebut.

Pihak MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Muhammad Rafif Ganiyil Fikri. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah di ajang kompetisi tingkat regional, nasional, hingga internasional. (Atoillah/Photo: Rafif)

Galery:


Azzahra Camtika Putri Widari Raih Prestasi Membanggakan, Tiga Medali Wushu SLC Cup 2026 Road to Japan dibawa Pulang

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (24/1/2026), prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswi MTsN 5 Nganjuk. Azzahra Camtika Putri Widari, siswi kelas 7G, berhasil meraih tiga medali dalam ajang Kejuaraan Wushu Championship “SLC Cup 2026” Road to Japan yang digelar pada 17–18 Januari 2026 di Surabaya.

Kejuaraan tersebut diikuti oleh atlet-atlet wushu dari berbagai daerah dan menjadi ajang kompetisi bergengsi bagi atlet usia pelajar. Persaingan berlangsung ketat dengan menuntut kemampuan teknik serta penguasaan jurus yang tinggi dari para peserta.

Dalam kejuaraan ini, Azzahra Camtika Putri Widari tampil sangat gemilang dengan menyabet dua medali emas dan satu medali perunggu. Medali emas diraih pada nomor Qiang Shu B dan Jian Shu B, sementara medali perunggu diraih pada nomor Senjata Pendek.

Penampilan Azzahra dinilai sangat memukau oleh dewan juri. Gerakan yang luwes, teknik yang presisi, serta penguasaan senjata yang baik menjadi keunggulan yang mengantarkannya meraih prestasi membanggakan tersebut.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten dan disiplin yang dijalani Azzahra selama ini. Dukungan pelatih, orang tua, serta pembinaan dari pihak madrasah turut memberikan motivasi besar dalam pencapaian prestasi tersebut.

Pihak MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Azzahra Camtika Putri Widari. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah di ajang kompetisi tingkat nasional maupun internasional. (Atoillah/Photo: Putri)

Galery:


Emile Ahmad Athalavy Admadja Raih Dua Medali di SLC Cup 2026 Road to Japan

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (24/1/2026), prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Emile Ahmad Athalavy Admadja, siswa kelas 7G, berhasil meraih dua medali dalam ajang Kejuaraan Wushu Championship “SLC Cup 2026” Road to Japan yang digelar pada 17–18 Januari 2026 di Surabaya.

Kejuaraan tersebut merupakan ajang kompetisi bergengsi yang diikuti oleh atlet-atlet wushu dari berbagai daerah. Persaingan berlangsung ketat dan menuntut kemampuan teknik, ketepatan jurus, serta konsistensi penampilan dari para peserta.

Dalam kejuaraan ini, Emile Ahmad Athalavy Admadja berhasil meraih medali emas pada nomor Traditional Animal Style B dan medali perak pada nomor Chang Quan B. Prestasi ini menunjukkan kemampuannya yang kuat dalam menguasai berbagai gaya dan teknik wushu.

Penampilan Emile mendapat apresiasi dari dewan juri berkat gerakan yang tegas, teknik yang matang, serta penghayatan yang baik dalam setiap nomor yang diikuti. Ia mampu menunjukkan performa terbaiknya di tengah persaingan yang ketat.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan rutin dan kedisiplinan yang dijalani Emile selama ini. Dukungan pelatih, orang tua, serta pembinaan berkelanjutan dari pihak madrasah turut berperan penting dalam pencapaian prestasi tersebut.

Pihak MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Emile Ahmad Athalavy Admadja. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah di ajang kompetisi tingkat regional, nasional, hingga internasional. (Atoillah/Photo: Emile)

Galery:


Zidan Prana Wijaya Sabet Medali Emas Wushu di SLC Cup 2026 Road to Japan

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (24/1/2026), prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Zidan Prana Wijaya, siswa kelas 7D, sukses meraih medali emas nomor Wu Bu Quan Short Grup B dalam Kejuaraan Wushu Championship “SLC Cup 2026” Road to Japan.

Kejuaraan tersebut diselenggarakan pada 17–18 Januari 2026 di Surabaya dan diikuti oleh atlet-atlet wushu dari berbagai daerah. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi yang menjadi tolok ukur kemampuan atlet muda dalam cabang olahraga wushu.

Dalam penampilannya, Zidan Prana Wijaya menunjukkan teknik yang matang, gerakan yang presisi, serta penguasaan jurus yang baik. Penampilannya dinilai sangat meyakinkan oleh dewan juri sehingga berhasil mengantarkannya meraih posisi tertinggi.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang disiplin dan konsisten yang dijalani Zidan selama ini. Bimbingan pelatih yang intensif serta dukungan penuh dari orang tua dan pihak madrasah turut berperan besar dalam pencapaian prestasi tersebut.

Pihak MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih. Capaian ini menjadi bukti bahwa madrasah terus berkomitmen dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa di bidang akademik maupun nonakademik.

Dengan raihan medali emas ini, diharapkan Zidan Prana Wijaya dapat terus mengembangkan potensinya dan meraih prestasi yang lebih tinggi di ajang-ajang selanjutnya, sekaligus mengharumkan nama MTsN 5 Nganjuk di tingkat nasional maupun internasional. (Atoillah/Photo: Zidan)

Galery:



Rabu, 21 Januari 2026

[Video:] Reels Day-2 | Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya, Siswa MTsN 5 Nganjuk Ikuti Studi Literasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at – Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini, siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.

Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Video: Jayanti Tour)

[Video:] Reels Day-1 | Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya, Siswa MTsN 5 Nganjuk Ikuti Studi Literasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at – Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini, siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.

Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Video: Jayanti Tour)

[Video:] Reels Pemberangkatan | Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya, Siswa MTsN 5 Nganjuk Ikuti Studi Literasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at – Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini, siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.

Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Video: Jayanti Tour)

Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya, Siswa MTsN 5 Nganjuk Ikuti Studi Literasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at–Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini, siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.

Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Photo: Jayanti Tour)

Nanditto Tidar Prabangga Raih Medali Emas Pencak Silat Piala Bupati Jombang 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), prestasi luar biasa kembali diraih oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Nanditto Tidar Prabangga, siswa kelas 9C, sukses meraih medali emas Kelas C Putra Pra Remaja dalam Jombang Pencak Silat Championship II 2026 Piala Bupati Jombang.

Kejuaraan tersebut berlangsung pada 16–18 Januari 2026 di GOR Merdeka Jombang dan diikuti oleh atlet pencak silat dari berbagai daerah. Kompetisi berjalan dengan sengit dan penuh sportivitas.

Nanditto tampil dengan performa terbaiknya di setiap pertandingan. Teknik yang kuat, strategi yang matang, serta mental bertanding yang baik menjadi kunci keberhasilannya meraih posisi juara pertama.

Prestasi ini tidak lepas dari latihan yang disiplin serta pembinaan yang berkelanjutan dari pelatih. Dukungan orang tua dan pihak madrasah juga menjadi motivasi besar bagi Nanditto untuk terus berprestasi.

Kepala MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian tersebut. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa.

Diharapkan, prestasi yang diraih Nanditto Tidar Prabangga dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berusaha, berprestasi, dan mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang kompetisi. (Atoillah/Photo: Nanditto)

Galery: