Gus M. Y. Arafat Aji Soko Meriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

MTsN 5 Nganjuk Bangga, Restu Afifah Safiya Raih 3 Medali Internasional di Malaysia

MTsN 5 Nganjuk yang secara keseluruhan memboyong 22 medali di ajang Surabaya Wushu Championship 2025

Ahmad Rafky Jalaluddin Lolos OMI Tingkat Provinsi Jawa Timur

Kenzi Zelda Tivatunnafisa Raih Juara 2 Tolak Peluru Putri Tingkat Nasional

Rabu, 21 Januari 2026

[Video:] Reels Day-2 | Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya, Siswa MTsN 5 Nganjuk Ikuti Studi Literasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at – Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini, siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.

Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Video: Jayanti Tour)

[Video:] Reels Day-1 | Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya, Siswa MTsN 5 Nganjuk Ikuti Studi Literasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at – Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini, siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.

Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Video: Jayanti Tour)

[Video:] Reels Pemberangkatan | Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya, Siswa MTsN 5 Nganjuk Ikuti Studi Literasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at – Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini, siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.

Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Video: Jayanti Tour)

Perkaya Wawasan Sejarah dan Budaya, Siswa MTsN 5 Nganjuk Ikuti Studi Literasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at–Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini, siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.

Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Photo: Jayanti Tour)

Nanditto Tidar Prabangga Raih Medali Emas Pencak Silat Piala Bupati Jombang 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), prestasi luar biasa kembali diraih oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Nanditto Tidar Prabangga, siswa kelas 9C, sukses meraih medali emas Kelas C Putra Pra Remaja dalam Jombang Pencak Silat Championship II 2026 Piala Bupati Jombang.

Kejuaraan tersebut berlangsung pada 16–18 Januari 2026 di GOR Merdeka Jombang dan diikuti oleh atlet pencak silat dari berbagai daerah. Kompetisi berjalan dengan sengit dan penuh sportivitas.

Nanditto tampil dengan performa terbaiknya di setiap pertandingan. Teknik yang kuat, strategi yang matang, serta mental bertanding yang baik menjadi kunci keberhasilannya meraih posisi juara pertama.

Prestasi ini tidak lepas dari latihan yang disiplin serta pembinaan yang berkelanjutan dari pelatih. Dukungan orang tua dan pihak madrasah juga menjadi motivasi besar bagi Nanditto untuk terus berprestasi.

Kepala MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian tersebut. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa.

Diharapkan, prestasi yang diraih Nanditto Tidar Prabangga dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berusaha, berprestasi, dan mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang kompetisi. (Atoillah/Photo: Nanditto)

Galery:


Zahra Ardiana Putri Sabet Medali Emas Wushu di SLC Cup 2026 Road to Japan

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), siswi MTsN 5 Nganjuk kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang olahraga bela diri. Zahra Ardiana Putri, siswi kelas 7E, berhasil meraih medali emas nomor Wu Bu Quan Short Grup B dalam Kejuaraan Wushu Championship “SLC Cup 2026” Road to Japan.

Kejuaraan tersebut digelar pada 17–18 Januari 2026 di Surabaya dan diikuti oleh atlet-atlet wushu dari berbagai daerah. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi yang menampilkan atlet-atlet muda berbakat.

Zahra tampil memukau dengan teknik yang matang, gerakan yang presisi, serta penguasaan jurus yang baik. Penampilannya berhasil menarik perhatian dewan juri dan mengantarkannya meraih medali emas.

Prestasi ini merupakan buah dari latihan rutin dan kerja keras yang dilakukan Zahra selama ini. Bimbingan pelatih yang intensif serta dukungan dari keluarga dan madrasah menjadi faktor penting keberhasilannya.

Pihak madrasah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Prestasi ini dinilai mampu mengharumkan nama MTsN 5 Nganjuk di tingkat regional maupun nasional.

Dengan raihan medali emas ini, Zahra Ardiana Putri diharapkan terus mengembangkan potensinya dan mampu berprestasi lebih tinggi di ajang-ajang selanjutnya. (Atoillah/Photo: Zahra)

Galery:


Ahmad Albi Husen Raih Juara 2 Seni Tunggal di Jombang Pencak Silat Championship II 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Ahmad Albi Husen, siswa kelas 7G, berhasil meraih Juara 2 Seni Tunggal dalam ajang Jombang Pencak Silat Championship II 2026 Piala Bupati Jombang.

Kejuaraan tersebut diselenggarakan pada 16–18 Januari 2026 dan bertempat di GOR Merdeka Jombang. Ajang ini diikuti oleh pesilat-pesilat muda dari berbagai daerah, sehingga persaingan berlangsung dengan sangat ketat dan kompetitif.

Dalam penampilannya, Ahmad Albi Husen menunjukkan kemampuan seni tunggal yang sangat baik. Gerakan yang luwes, teknik yang tepat, serta penghayatan yang kuat menjadi nilai tambah yang mengantarkannya meraih posisi kedua.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten serta kedisiplinan yang tinggi. Ahmad juga mendapat dukungan penuh dari pelatih, orang tua, dan pihak madrasah dalam mengembangkan bakatnya di bidang pencak silat.

Pihak MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan ekstrakurikuler di madrasah mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi.

Diharapkan, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi Ahmad Albi Husen untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. (Atoillah/Photo: Albi)

Galery:


Akhdan Azizan Wijaya Raih Empat Medali pada Kejuaraan Wushu SLC Cup 2026 Road to Japan

(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa MTsN 5 Nganjuk. Akhdan Azizan Wijaya, siswa kelas 7H, berhasil meraih empat medali dalam ajang Kejuaraan Wushu Championship “SLC Cup 2026” Road to Japan yang digelar pada 17–18 Januari 2026 di Surabaya.

Kejuaraan tersebut merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh atlet-atlet wushu dari berbagai daerah. Kompetisi berlangsung dengan tingkat persaingan yang tinggi, menuntut kemampuan teknik, ketepatan gerakan, serta mental bertanding yang kuat dari setiap peserta.

Dalam kejuaraan tersebut, Akhdan Azizan Wijaya tampil luar biasa dengan menyabet tiga medali emas dan satu medali perak. Medali emas diraih pada nomor Boy’s Jurus Senjata Pendek, Boy’s Tangan Kosong Utara, dan Boy’s Animal Style, sementara medali perak diraih pada nomor Boy’s Senjata Kembar.

Penampilan Akhdan dinilai sangat memukau dewan juri. Gerakan yang tegas, teknik yang matang, serta penguasaan jurus yang baik menjadi faktor utama keberhasilannya meraih prestasi membanggakan tersebut di usia yang masih sangat muda.

Keberhasilan ini tidak lepas dari latihan rutin, kedisiplinan, serta bimbingan pelatih yang konsisten. Dukungan dari orang tua dan pihak madrasah juga menjadi motivasi besar bagi Akhdan untuk terus mengembangkan bakatnya di bidang olahraga bela diri wushu.

Pihak MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Akhdan Azizan Wijaya. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi, mengharumkan nama madrasah, serta berani bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional. (Atoillah/Photo: Akhdan)

Galery:


Senin, 19 Januari 2026

Tampil Gemilang di GOR Merdeka Jombang, Aisyah Dewi Safira Sabet Juara III Seni Tunggal IPSI Remaja Putri

(MTsN 5 Nganjuk) – Senin (19/1/2026), prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi MTsN 5 Nganjuk. Aisyah Dewi Safira, siswi kelas 9C, sukses meraih Juara III Seni Tunggal IPSI Remaja Putri dalam ajang Jombang Pencak Silat Championship II 2026 Piala Bupati Jombang.

Kejuaraan tersebut diselenggarakan pada 16–18 Januari 2026 dan bertempat di GOR Merdeka Jombang. Ajang ini diikuti oleh pesilat-pesilat muda dari berbagai daerah, sehingga persaingan berlangsung ketat dan kompetitif.

Aisyah Dewi Safira tampil dengan penuh percaya diri saat mempertunjukkan seni tunggal pencak silat. Gerakan yang luwes, teknik yang matang, serta penghayatan yang baik menjadi nilai lebih yang mengantarkannya meraih posisi ketiga.

Keberhasilan ini merupakan buah dari latihan intensif dan kedisiplinan yang dijalani Aisyah selama ini. Dukungan dari pelatih, orang tua, serta pembinaan dari pihak madrasah turut berperan penting dalam pencapaian prestasi tersebut.

Kepala MTsN 5 Nganjuk menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih. Prestasi ini dinilai mampu mengharumkan nama madrasah sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang nonakademik.

Dengan raihan ini, MTsN 5 Nganjuk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa. Diharapkan Aisyah Dewi Safira dapat terus meningkatkan prestasinya dan meraih hasil yang lebih gemilang di ajang-ajang selanjutnya. (Atoillah/Photo: Atoillah)

Galery:




Selasa, 13 Januari 2026

Dibuka Kepala Madrasah, Ekstra Teater MTsN 5 Nganjuk Sukses Gelar Workshop dan Reorganisasi 2026

(MTsN 5 Nganjuk) – Selasa (13/1/2026), Ekstrakurikuler Teater MTsN 5 Nganjuk menggelar kegiatan workshop dan reorganisasi pada Sabtu–Minggu (10–11 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam penguatan organisasi serta pengembangan kreativitas anggota teater madrasah.

Workshop dan reorganisasi tahun ini mengangkat tema “Muarakan Ekspresimu, Budayakan Tradisimu”. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk ajakan kepada seluruh anggota untuk mengekspresikan diri melalui seni teater sekaligus menanamkan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya dan tradisi bangsa.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 5 Nganjuk, Bapak H. Hadi Sapuan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas konsistensi Ekstra Teater dalam membina bakat seni siswa serta berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan berbudaya.

Workshop diisi dengan berbagai materi dasar keaktoran, olah tubuh, olah vokal, serta pendalaman karakter. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus rasa percaya diri dalam berekspresi di atas panggung.

Selain workshop, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan reorganisasi kepengurusan Ekstra Teater MTsN 5 Nganjuk. Proses reorganisasi dilakukan secara musyawarah untuk memilih pengurus baru yang diharapkan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik dan progresif.

Melalui kegiatan ini, Ekstra Teater MTsN 5 Nganjuk diharapkan semakin solid, kreatif, dan mampu berkontribusi positif dalam mengembangkan seni budaya di lingkungan madrasah maupun di ajang yang lebih luas. (Atoillah/Photo: Fitri)