(MTsN 5 Nganjuk) – Rabu (21/1/2026), MTsN 5 Nganjuk sukses melaksanakan kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya bagi seluruh siswa kelas 8 serta ditambah siswa kelas 9J pada Jum’at–Minggu (16–18 Januari 2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memperkuat pembelajaran kontekstual di luar kelas.
Kegiatan studi ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa mengenai sejarah
dakwah Islam di Jawa Tengah, khususnya melalui peran dan kontribusi para Wali
Songo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya dan kearifan
lokal.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti rangkaian ziarah ke
makam Wali Songo yang ada di wilayah Jawa Tengah. Melalui kegiatan ziarah ini,
siswa diajak mengenal lebih dekat jejak perjuangan para ulama serta meneladani
nilai-nilai keislaman, toleransi, dan kebijaksanaan yang diwariskan.
Selain kegiatan religi dan literasi sejarah, siswa juga melakukan pengamatan
langsung di berbagai objek pembelajaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi
adalah Candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia yang mencerminkan kekayaan
sejarah dan peradaban bangsa Indonesia.
Rombongan juga mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, yang menjadi sarana
edukasi sains dan teknologi. Di tempat ini, siswa mendapatkan pengalaman
belajar yang menyenangkan melalui berbagai wahana edukatif yang mendorong
kreativitas dan rasa ingin tahu.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, siswa diajak menikmati keindahan alam
di Pantai Parangtritis. Kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan
pentingnya menjaga lingkungan serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang
melekat pada kawasan pesisir selatan Yogyakarta.
Melalui kegiatan Studi Literasi, Sejarah, dan Budaya ini, MTsN 5 Nganjuk
berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga
pengalaman bermakna yang membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta
kecintaan terhadap sejarah, budaya, dan lingkungan Indonesia. (Atoillah/Photo:
Jayanti Tour)







