Sabtu, 12 Agustus 2017

Penuhi Hak Anak, MTsN 5 Nganjuk Manfaatkan Bulan Imunisasi Campak dan Rubella

(MTsN 5 Nganjuk) – Sabtu (12/8/2017) MTsN 5 Nganjuk menggelar Imunisasi Campak dan Rubella sebagai tindak lanjut dari apa yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 1 Agustus yang lalu tentang Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR). Selain itu kegiatan imunisasi tersebut juga sebagai wujud tanggung jawab MTsN 5 Nganjuk terhadap pemenuhan hak anak dalam hal kesehatan.
Pada bulan Agustus sampai September 2017 ini, Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan mencanangkan kampanye imunisasi campak dan rubella (Measles Rubella/ MR) GRATIS, dan itu ditujukan buat anak-anak usia sekolah maksimal 15 tahun, diadakan di sekolah-sekolah (SD/MI/ Sederajat, SMP/MTS/sederajat). Kemudian pada bulan September 2017, imunisasi diberikan di Posyandu, Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan lainnya untuk bayi berusia 9 bulan ke atas, anak-anak yang belum bersekolah, juga anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Pelaksanaan kampanye imunisasi MR tahun 2017 tersebut adalah Fase ke-I yang diadakan di wilayah pulau Jawa.
Untuk itu pemerintah menargetkan ada sekitar 34 jutaan anak yang akan diberikan imunisasi. Perinciannya yaitu mencakup 6 propinsi, 119 kabupaten/kota dan 3.579 Puskesmas. Kampanye Imunisasi Imunisasi Measles Rubella (MR) pencanangannya dibuka oleh Presiden Jokowi pada tanggal 1 Agustus ini, adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella secara cepat, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.  
Sutopo, Kepala MTsN 5 Nganjuk mengatakan campak adalah salah satu penyakit paling menular pada manusia dan menelan satu korban jiwa setiap empat menit, kebanyakan anak-anak. Sama bahayanya dengan rubella yang menjadi ancaman serius dan jika tertular di masa awal kehamilan dapat mengakibatkan cacat bawaan saat lahir pada otak, jantung, mata dan telinga. Namun hal tersebut dapat dicegah dengan melakukan imunisasi MR. “Dengan kurang dari sepuluh ribu rupiah per-dosis imunisasi tersebut, penyakit-penyakit ini bisa dicegah dengan aman dan efektif”, kata Sutopo di sela-sela pelaksanaan imunisasi. (ato)
Galery: