Jumat, 11 Maret 2016

MTs Negeri Nganjuk Gelar Sholat Gerhana Beserta Warga Sekitar di Masjid Ulul Albab

(MTsN Nganjuk) - Hari Rabu (09/03/2016) pagi, siswa-siswi MTs Negeri Nganjuk beserta warga sekitar berbondong-bondong menuju Masjid Ulul Albab MTs Negeri Nganjuk untuk melaksanakan sholat gerhana matahari.
Sejak pukul 06.00 WIB pagi siswa-siswi MTs Negeri Nganjuk beserta para guru dan warga sekitar berkumpul di Masjid Ulul Albab, mereka sangat antusias menunggu pelaksanaan sholat kusuf yang sangat jarang terjadi itu. Sebelum pelaksanaan sholat, bapak kepala madrasah memberikan penjelasan seputar gerhana matahari dan tata cara serta bacaan yang dibaca saat melaksanakan sholat kusuf.
Pelaksanaan sholat yang agak panjang ini diimami langsung oleh Bapak Syaiful Munir, S.Pd.I. Dalam khutbahnya belaiu menyampaikan beberapa hal diantaranya:
Waktu pelaksanaan shalat gerhana adalah mulai ketika gerhana muncul sampai gerhana tersebut hilang. Dari Al Mughiroh bin Syu’bah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِىَ
Matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua gerhana tersebut tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya, berdo’alah pada Allah, lalu shalatlah hingga gerhana tersebut hilang (berakhir).
Shalat gerhana juga boleh dilakukan pada waktu terlarang untuk shalat. Jadi, jika gerhana muncul setelah Ashar, padahal waktu tersebut adalah waktu terlarang untuk shalat, maka shalat gerhana tetap boleh dilaksanakan. Dalilnya adalah:


فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلاَةِ
Jika kalian melihat kedua gerhana matahari dan bulan, bersegeralah menunaikan shalat.”4 Dalam hadits ini tidak dibatasi waktunya. Kapan saja melihat gerhana termasuk waktu terlarang untuk shalat, maka shalat gerhana tersebut tetap dilaksanakan.
Galery:
Video pengamatan gerhana matahari ala MTsN Nganjuk.
Setelah pelaksanaan sholat kusuf selesai para siswa beserta guru menyaksikan secara langsung sebagian ayat-ayat Allah berupa gerhana matahari secara langsung. Sebagian besar siswa-siswi MTs Negeri Nganjuk baru pertama kali ini menyaksikan langsung gerhana matahari. Menurut salah satu siswa, Ibrahim anak kelas 9A.
"Saya baru pertama kali ini melaksanakan sholat kusuf dan menyaksikan gerhana matahari. saya sangat bersyukur karena sebagai seorang muslim dapat memperkuat iman, karena gerhana matahari adalah salah satu tanda-tanda kebesaran Allah dan itu juga dikutip berulang-ulang di dalam Al-Qur'an" jelasnya.
Sebagaimana diketahui bersama fase gerhana matahari di Jawa Timur dimulai pukul 06.19 WIB ketika bulan dan matahari mulai bersinggungan, kemudian pukul 07.21 WIB ketika gerhana matahari sebagian mencapai puncaknya dan pukul 08.31 prosesi gerhana selesai. Namun, tingkat ketertutupan tidak total melainkan hanya 80%. (ato')
Galery: